Liburan Menyenangkan utk Orangtua & Anak

Menghadapi masa liburan anak merupakan tantangan yang sangat berat. Bagaimana tidak, dengan liburnya anak dari kegiatan sekolah berarti pekerjaan ibu tujuh hari dalam seminggu menjadi non stop (dari pagi hingga larut malam).
Pada umumnya, liburan adalah masa di mana setiap orang sangat menantikan kehadirannya. Masa liburan sering digunakan orang untuk memanjakan diri dan melepaskan diri dari rutinitas yang penuh aturan, disiplin, dan tentunya sangat melelahkan. Namun hal ini tidak berlaku bagi sebagian banyak kaum ibu. Menghadapi masa liburan anak merupakan tantangan yang sangat berat. Bagaimana tidak, dengan liburnya anak dari kegiatan sekolah berarti pekerjaan ibu tujuh hari dalam seminggu menjadi non stop (dari pagi hingga larut malam). Ibu harus mampu menyediakan kebutuhan pokok anak, menghibur, dan memikirkan bagaimana caranya agar anak tidak merasa bosan menghabiskan masa liburannya.
Situasi yang sulit ini bukan hanya akan dirasakan oleh ibu rumah tangga saja. Tetapi juga ibu yang bekerja di luar rumah. Setidaknya, bila masa liburan anak tidak sesuai dengan masa liburan orangtua (ibu bekerja) maka mencari seseorang yang dapat dipercaya untuk menjaga anak adalah menjadi suatu hal yang wajib dilakukan. Orangtuapun harus meluangkan waktunya untuk mencari siapa yang dapat dipercaya dan sesuai dengan anak. Selain itu juga orangtua harus mempersiapkan uang ekstra untuk membayar pihak lain yang akan menemani sang anak selama masa liburan berlangsung.

Untuk menghindari kekacauana dalam mengisi liburan ini, ibu perlu bersikap lebih cerdik dalam mengatur apa yang akan dilakukan. Ibu yang bekerja mungkin dapat mengambil waktu libur yang sesuai dengan masa liburan anak. Selain itu, ibu dapat membicarakan hal ini dengan pasangan sehingga dapat bekerja sama berbagi tugas dengannya (ayah atau ibu bisa bergantian menemani anak berlibur). Jadikanlah liburan sebagai waktu untuk keluarga. Dengan demikian orangtua tidak akan merasa waktu untuk beristirahat diserobot oleh anak. Berusahalah untuk bergembira bersama, daripada nantinya akan ada anak yang merasa bahwa satu-satunya cara untuk bersenang-senang adalah dengan cara menjauhi orangtuanya (Janice Fixter, 2006).

Perlu orangtua ketahui bahwa setiap orang membutuhkan waktu libur. Berlibur bukan hanya untuk anak saja, melainkan kedua belah pihak (anak dan orangtua). Oleh karena itu, tidak ada salahnya ibu memberikan ide atau motivasi kepada anak untuk dapat menghibur dirinya sendiri. Hal tersebut setidaknya dapat dilakukan anak selama setengah hari atau beberapa jam agar ibu juga dapat bersantai dan menikmati waktu untuk dirinya sendiri. Bila anak sudah besar, ibu dapat memberikan penjelasan kepadanya dengan cara yang bijak, katakan kepada anak bahwa orangtua juga ingin menikmati waktu libur seperti halnya ia menikmatinya. Dengan demikian anak akan mengerti dan mau menghargai waktu istirahat orangtua.

Banyak cara yang dapat dijadikan ide agar anak dapat bersenang-senang sendiri dalam waktu sementara. Misalnya, dengan cara membiarkan anak melukis di atas kertas besar yang sudah disediakan, bermain air dengan wadah-wadah kecilnya, atau menyewakan film kesukaannya.

Membiarkan anak menghabiskan waktu yang cukup lama sendirian adalah tidak baik. Setelah anak merasa puas dengan waktu sendirinya, orangtua dapat menemaninya kembali. Misalnya dengan cara mengajak anak bermain petak umpet, mengajak anak jalan-jalan ke toko buku, atau sekali-kali orangtua juga bisa mengajak anak nonton di bioskop atau piknik untuk sekedar makan di luar.

Jadikanlah masa liburan anak menjadi waktu yang sangat berkesan dan meninggalkan kenangan yang indah bagi dirinya. Dengan demikian, kehangatan keluarga akan terkenang sepanjang hidup anak. Perasaan anak untuk selalu merindukan orangtuapun akan tercipta dengan sendirinya…… (yre).

Posted by Yusi Elsiano Rosmansyah
Sumber: www.perkembangananak.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: